QUIZ 2
- Terdapat beberapa pendekatan yang ada untuk
mengembangan sistem informasi, sebutkan dan jelaskan ?
- Pendekatan kalasik (classical approach) tidak cukup digunakan untuk mengembangkan suatu
sistem informasi yang sukses dan akan menimbulkan beberapa permasalahan.
Sebutkan dan jelaskan permasalahan yang timbul dengan pendekatan klasik?
- Sebutkan 4 (empat) metodologi pengembangan SIM dan
sebutkan yang termasuk dalam kelompok metodologi tersebut?
- Apa perbedaan metodelogi waterfal dan prototyping ?
- Sebutkan dan jelaskan tahap-tahap pengembangan SIM?
- Sebutkan dan jelaskan sistem informasi yang sedang
berkembang dimasyarakat sesuai dengan bidang berikut :
- Pendidikan
- Perdagangan
- Pemerintahan
- Perbankan
- Transportasi
Jawab:
1. A. Dipandang dari metodologi yang digunakan :
a. Pendekatan Klasik (Clasical approach )
B. Dipandang dari sasaran yang dicapai :
a) Pendekatan Sepotong (piecerneal approach )
Pendekatan yg menekankan pada suatu kegiatan / aplikasi tertentu.
b) Pendekatan Sistem (systems approach )
Pendekatan yg menekankan pada sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi
C. Dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari Sistem :
a. Pendekatan Bawah Naik (Bottom Up Approach )
b. Pendekatan Atas Turun
a. Pendekatan Klasik (Clasical approach )
B. Dipandang dari sasaran yang dicapai :
a) Pendekatan Sepotong (piecerneal approach )
Pendekatan yg menekankan pada suatu kegiatan / aplikasi tertentu.
b) Pendekatan Sistem (systems approach )
Pendekatan yg menekankan pada sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi
C. Dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari Sistem :
a. Pendekatan Bawah Naik (Bottom Up Approach )
b. Pendekatan Atas Turun
D. Dipandang dari cara mengembangkannya :
a. Pendekatan Sistem menyeluruh
b. Pendekatan Moduler
E. Dipandang dari teknologi yg digunakan :
a. Pendekatan Lompatan jauh (great loop approach )
b. Pendekatan Berkembang (evolutionary approach )
a. Pendekatan Sistem menyeluruh
b. Pendekatan Moduler
E. Dipandang dari teknologi yg digunakan :
a. Pendekatan Lompatan jauh (great loop approach )
b. Pendekatan Berkembang (evolutionary approach )
2. pendekatan
klasik tidak cukup digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi yang
sukses dan akan timbul beberapa permasalahan diantaranya adalah :
1. Pengembangan perangkat lunak menjadi sulit.
2. Biaya perawatan atau pemeliharaan sistem menjadi lebih mahal
3. Kemungkinan kesalahan sistem besar
4. Keberhasilan sistem kurang terjamin
5. Masalah dalam penerapan sistem
1. Pengembangan perangkat lunak menjadi sulit.
2. Biaya perawatan atau pemeliharaan sistem menjadi lebih mahal
3. Kemungkinan kesalahan sistem besar
4. Keberhasilan sistem kurang terjamin
5. Masalah dalam penerapan sistem
3. BEBERAPA CONTOH
PENDEKATAN PENGEMBANGAN SISTEM
1. Prototyping
Yaitu proses iterative dalam
pengembangan system dimana requirement di ubah kedalam system yang bekerja yang
secara terus-menerus di perbaiki melalui kerjasama antara user dan analis.
Tujuan dari prototyping sendiri yaitu
untuk bias di bangun beberapa tool s pengembangan untuk menyederhanakan proses.
2. Joint
application design ( JAD )
Merupakan proses terstruktur dimana
user, manager, dan analis bekerja bersama-sama selama beberapa hari dalam dalam
1 pertemuan bersama untuk mengumpulkan requirement system yang akan di bangun.
3. Structured analysis
and structured design
Pendekatan ini lebih berfokus pada
bagaimana mereduksi waktu dan maintenance dalam pengembangan
system. Pendekatan ini juga langsung mengintegrasikan perubahan juka
di perlukan.
4. Object
Orientied Analysis and Design ( OOAD )
Merupakan
metode pengembangan system yang lebih menekankan pada object di bandingkan
dengan data atau proses
4. Waterfall
model adalah model pengembangan software, dimana kemajuan proses tersebut
dipandang menurun langkah demi langkah sperti jatuhnya air terjun yang mengalir
kebawah.
Sedangkan model Prototyping model adalah salah satu
paradigm yang mengembangkan sistem informasi. Bukan hanya sekedar evolusi saja
tetapi juga merupakan revolusi yang mengembangkan sistem informasi.
Perbandingan yang kedua yaitu Kelemahan dan Kelebihan
dari Waterfall dengan Prototyping
Kelemahan Waterfall :
1. Tidak
mengakomodasi perubahan requitment ( tidak bias diubah )
2. Resiko
ketidakpastian tinggi
3. Model
yang buruk untuk proyek berorentasi objek
4. Model
yang buruk untuk proyek kerja jangka panjang
Kelebihan Waterfall :
1. Simple
dan mudah diinplementasikan
2. Mudah
diatur modelnya
3. Cocok
untuk proyek kecil yang kita buat
Kelemahan Prototyping :
1. User
sulit untuk melakukan evaluasi ( bentuk sering berubah )
2. User
ingin cepat selesai ( bentuk program sudah ditentukan )
3. Pengembang
sering mengabaikan dokumentasi
4. Lebih
mementingkan keberhasilan
Kelebihan Prototyping :
1. Adanya
komunikasi user dan pengembang
2. Menentukan
kebutuhan user yang sebenarnya dan meminimalkan salah persepsi
3. Peran
user meningkat dalam hal ini user dapat memeberikan masukan setiap saat
4. Pengembangan
lebih cepat dalam hal ini program bias langsung dibuat untuk melihat
perkembangan tahap demi tahap.
5. Implementasinya
sangat mudah, maksudnya disini adalah user dapat mengenal perangkat lunak yang
akan dikembangkan dan tidak merasa asing sejak user memilikinya.
Dari penjelasan tadi semoga sahabat bloger
mendapatkan ilmu walaupun tidak terlalu detail, semoga bermanfaat bagi bloger
sekalian
5. Secara umum tahapan informasi sbb:
1. Survei sistem / preliminary
2. Analisis Sistem
3. Desain Sistem
4. Pembuatan Sistem
5. Implementasi Sistem
6. Pemeliharaan Sistem
6. SIM saat ini
1. Bidang Pendidikan
Dengan
teknologi yang ada organisasi sekolah mudah diakses melalui web
2.
Perdagangan
Dengan adanya SIM pengelompokan jenis barang
lebih mudah
3. Pemerintahan
Pelayanan dan Perizinan lebih mudah
4. Perbankan
Data nasabah menjadi terpusat
5. Transportasi
Masyarakat
dimudahkan dalam mengakses transportasi yang diinginkan
Komentar
Posting Komentar